Dari Manakah Asal Mula Perbuatan Dosa?

Dari Manakah Asal Mula Perbuatan Dosa?

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh..

bade tanglet..

Perbuatan dosa itu dari manakah asalnya?

Apakah itu dari Allah,setan,nafsu atau apa nggeh..?

Karena ketika kita mengatakan itu dari Tuhan,.sangatlah mustahil karena Tuhan itu Maha Suci

Jika kita mengatakan itu dari diri manusia sendiri brrti kita telah syirik,.karena bergeraknya jari manusia saja karena kehendak-Nya

Bagaimana kita harus berfikir agar kita memiliki hati yang selamat.?

Maturmuwun..


Jawaban :

 وكل ما يقوم بالقلب من الخواطر فهو خلق اللّٰه فكل ما كان من الشر أضافه إلى الشيطان وما كان من الخير أضافه اللّٰه إلى الملك وفي الحديث (إن القلب بين لمتين لمة من الملك ولمة من الشيطان فلمة الملك إيعاد بالخير وتصديق بالحق ولمة الشيطان إيعاد بالشر وتكذيب بالحق).


~أحكام القرآن لابن العربي ص 275


(والرابع عرضه على النفس والهوى) الذي شأنه الميل إلى شهوات والحظ والعاجل (فإن تنفر عنه نفرة طبع) أي هوى وشهوة لا نفرة خشية من اللّٰه تعالى (فخير) لأنها إذا خليت وطبعها تميل إلى الشرور وتنفر عن الخير لأن المناهي محبوب في القلوب (وإن مالت إليه طبع لا ميل رجاء من اللّٰه تعالى فشر إذ النفس إذا خلت) عن العوارض والموانع (وطبعها) مع طبعها (لأمارة بالسوء) قال الله تعالى {إن النفس لأمّارة بالسوء}.


~برقة محمودية ص 2/138


Segala sesuatu yang timbul dihati, baik itu berupa pikiran, ide, keinginan atau lainnya pada hakikatnya adalah itu adalah ciptaan Allah SWT. Namun, apabila itu berupa keburukan maka Allah menyandarkannya kepada syaitan, dan apabila hal itu kebaikan maka Allah menyandarkannya kepada malaikat.


Sebagaimana dalam sebuah Hadist : "Sesungguhnya hati itu berada diantara dua titik, yaitu titik dari malaikat dan titik dari syaitan. Dari malaikat itu selalu membangkitkan kebaikan serta membenarkan yang haq, sedangkan dari syaitan itu membangkitkan keburukan serta mendustakan yang haq."


Namum selain dari malaikat dan syaitan, ada juga yang berasal dari dalam hati itu sendiri. Karateristiknya ialah selalu condong kepada syahwat dan kesenangan, dan kita mengenalnya dengan istilah hawa nafsu. Namun jika yang timbul dari dalam hati itu bertentangan dengan hawa nafsu, itu merupakan sesuatu yang baik, sebab hawa nafsu ini tabiatnya selalu mengajak kepada keburukan, Allah SWT BerFirman : "Sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan." (QS Yusuf : 53)


واللّٰه سـبحانه وتعالى أعلم