8 Hikmah dan Manfaat Ibadah Qurban dan Aqiqah

Hikmah qurban dan aqiqah | Manfaat qurban dan aqiqah

Banyak hikmah yang dapat dirasakan oleh orang yang melaksanakan ibadah qurban dan aqiqah. Bagi orang yang terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung dapat merasakan manfaat dari ibadah ini.
8 Hikmah dan Manfaat Ibadah Qurban dan Aqiqah

Berikut beberapa manfaat dan hikmah dari adanya ibadah qurban:


Memberdayakan ekonomi peternak dan penjual hewan

Adanya qurban dan aqiqah ini merupakan berkah tersendiri bagi petani peternak hewan dan penjual hewan. Pada musim qurban kita bisa melihat begitu banyak para penjual hewan menjajakan dagangannya di pinggir jalan. Bermunculan pula jasa yang mengurusi hewan aqiqah bahkan sampai siap saji dan diantarkan ke rumah pemesan.

Menurut saya, setiap ibadah dalam agama islam selalu membawa berkah kepada para pedagang. Mulai dari ibadah puasa, zakat, hajji, qurban, dll selalu menggeliatkan perekonomian masyarakat.


Menumbuhkan kepedulian kepada fakir, miskin dan kaum dhuafa

Kita sadari bahwa tidak semua orang mempunyai kemampuan ekonomi yang sama. Ada beberapa diantara saudara kita yang harus berpuasa setiap hari karena tidak ada makanan yang harus dihidangkan. Bagi mereka makan daging itu adalah sesuatu yang mewah.

Wajib bagi kita untuk peduli kepada mereka yang kurang beruntung diantara kita. Dengan adanya qurban dan aqiqah ini, semoga membangkitkan rasa peduli yang berasal dari hati nurani terdalam.


Media untuk berbagi

Seperti yang telah saya jelaskan sebelumnya bahwa kita harus peduli kepada orang yang kurang beruntung diantara kita. Banyak cara untuk membuktikan kepedulian kita kepada sesama. Ada yang memberi harta, memberi pekerjaan, memberi ilmu, dll.

Dalam qurban dan aqiqah kita membagikan daging kepada para tetangga dan keluarga. Apalagi dalam aqiqah daging yang dibagikan sudah dalam keadaan masak dan tentunya ditambah nasi dan lauk pauk lainnya.


Bentuk ketaatan

Ibadah qurban dan aqiqah adalah perintah Allah swt dan telah dicontohkan oleh Rasulullah saw. Maka apabila kita melaksanakan ibadah qurban dan aqiqah, maka kita telah melaksanakan perintah Allah swt dan menjalankan sunnah Rasulullah saw.


Syiar islam

Qurban dan aqiqah merupakan dua ibadah yang disyariatkan dalam Islam. Melaksanakan qurban dan aqiqah sama dengan mensyiarkan ajaran Islam yang dari zaman Nabi Muhammad saw terus menerus dilangsungkan.


Membunuh sifat kehewanan

Dalam diri manusia ada sifat-sifat kehewanan yang harus dijauhi oleh manusia. Sebagai muslim kita diajarkan agar bisa mengendalikan diri kita agar tidak terjerumus ke dalam sifat-sifat hewani. Sangat wajar bila hewan tidak bisa dikendalikan, menyalurkan hsarat biologisnya kepada siapapun, makan tidak memikirkan halal atau haram karena mereka tidak dikaruniai akal dan ajaran wahyu dari Allah.


Belajar berkorban dan tidak cinta dunia

Pada hakikatnya segala sesuatu yang kita miliki hanyalah titipan semata dan hanya Allah lah pemilik yang sebenarnya. Kita harus bisa menerima apabila pemilik harta ingin mengambilnya kembali. Salah satu penyebab orang terjurumus ke dalam penyakit cinta dunia adalah karena tidak menyadari bahwa kepemilikan harta yang hakiki adalah di tangan Allah swt.

Di dalam harta-harta kita terdapat hak orang lain. Berikanlah segala sesuatu yang menjadi hak orang lain. Bahkan berkorbanlah dengan memberikan lebih dari sekedar hak.


Cinta kepada Allah di atas cinta kepada makhluk

Ibadah qurban merupakan napak tilas dari peristiwa pengorbanan Nabi Ibrahim as. Nabi Ibrahim diperintahkan untuk mengorbankan anaknya, Nabi Ismail as yang telah lama diidam-idamkan akan kehadirannya. Anak sholeh yang sangat dicintainya harus dikorbankan. Allah swt sedang mengetes keimanan Nabi Ibrahim as apakah ia lebih mencintai anaknya atau mencintai Allah swt.

=========

Mau donasi lewat mana?

Paypal
Bank BRI - KHASUN / Rek : 3660-01-015356-53-8
Traktir creator minum kopi dengan cara memberi sedikit donasi. klik icon panah di atas
Baca juga :
elzeno

Subscribe YouTube Kami Juga Ya