Mengapa Doa Kita Tidak Dikabulkan?

Pernah, penulis mendapat curhatan dari seorang teman soal doa doanya tak tak kunjung dikabulkan oleh Allah. Seakan doanya itu tidak didengar Allah dan kemudian menimbulkan untuk berdoa lagi. Sebab dia merasa sudah minta berkali kali namun tak kunjung dikabulkan. Nasib hidupnya tetap saja seperti itu. Tak kunjung berubah.


Mengapa Doa Kita Tidak Dikabulkan?



Doa merupakan permohonan dari yang lemah (bawah) kepada yang tinggi (atas). Sebagai hamba tentu posisi kita adalah lemah, tak punya daya apa apa jika tanpa campur tangan kekuatan tuhan. Oleh sebab itu, sudah sepatutnya manusia sebagai hamba yang lemah ini mengangkat tangan kepada dzat yang maha besar, maha tinggi, yakni Allah Swt.

Di dalam al Quran, Allah Swt. berkali kali memerintahkan kepada hamnya untuk berdoa kepadanya, dan Allah akan mengabulkan setiap doa yang dia minta. Berikut dalilnya :

 ﻭ ﺇﺫﺍ ﺳﺄﻟﻚ ﻋﺒﺎﺩﻯ ﻋﻨﻲ ﻓﺈﻧﻰ ﻗﺮﻳﺐ ﺃﺟﻴﺐ ﺩﻋﻮﺍﺓ ﺍﻟﺪﺍﻉ ﺇﺫﺍ ﺩﻋﺎﻥ


Artinya :"Dan apabila hambaku bertanya kepadamu (Hai Muhammad) tntg aku maka katakanlah kepada mereka bahwa aku adalah dekat kepadanya & aku memperkenankan do'a orang yg berdo'a kepadaku (Al-Baqarah : 186 ).


Ayat tersebut merupakan ayat yang memerintahkan kepada hamba agar meminta kepada Allah, bukan kepada yang lain. Setiap punya masalah, setiap kita punya hajat, maka minta kepada Allah swt. karena Allah itu yang maha kuasa, maha tinggi.

Jika ada orang yang enggan untuk berdoa kemudian dirinya merasa bisa mendapatkan sesuatu, maka itu termasuk tergolong orang yang sombong. Dia tidak menyadari bahwa dirinya itu hanya sebagai manusia lemah. Apa yang dia hasilkan sekarang ini, memang kelihatannya hasil jerih payah dirinya. Namun, jika Allah sudah mencabut nikmat yang dia berikan, niscaya orang itu tidak akan mampu melakukan apa apa. Maka dari itu, jadi manusia jangan sombong karena sombong termasuk sifatnya setan.

Kemudian Allah berfirman lagi:

ﺃﺩﻋﻮﻧﻰ ﺍﺳﺘﺠﺐ ﻟﻜﻢ


Artinya : "berdoalah kamu kepadaku, niscaya kuperkenankan permintaan kamu itu" (AL-mu'min : 60).


Di dalam surat Al Mu'min ini Allah berjanji siapa saja yang meminta kepadanya akan dikabukan hajatnya.

Orang yang sudah berdoa siang malam, berbulan bulan, hingga bertahun tahun lamanya, kadang ada yang berlum terkabul. Kemudian jika doanya itu tak kunjung dikabulkan, muncul sangkaan yang tidak baik kepada tuhan. Akhirnya muncullah sifat malas berdoa karena merasa doanya tak didengarkan lagi.

Dalam Islam, kita dianjurkan usaha dan doa. Doa tanpa usaha sama halnya nol besar. Sebab Allah itu tidak akan merubah nasib suatu kaum hingga dia mau merubahnya sendiri. Barangkali ini jadi penyebab doanya belum dikabulkan.

Kemudian, jika sudah usaha, dan berdoa, namun tak kunjung dikabulkan, kira kira apa penyebabnya?

Kemudian Allah beriman lagi:

ﺃﺩﻋﻮﺍ ﺭﺑﻜﻢ ﺗﻀﺮﻋﺎ ﻭﺧﻔﻴﺔ


Artinya :"berdo'alah kepada Tuhan dengan merendahkan diri & dengan suara hati yg lembut tersembunyi" (Al-A'raf : 55).


Barangkali, penyebab doa kita tak kunjung dikabulkan adalah sebab terlalu sombong diri kita pada saat berdoa. Orang yang meminta, etikanya adalah harus merendahkan diri. Bisa jadi, rendah diri ini menjauhi larangan tuhan, seperti tidak melakukan maksiat. Jika melakukan maksiat, maka segeralah bertobat dengan membaca istighfar, minimal sehari 1000 kali. Sebab dengan menjauhi maksiat, hati kita akan merasa bahwa diri kita itu sebenarnya banyak dosa, dan harus bertobat setiap saat dan setiap waktu. Jangan hanya menunggu ada kecelakaan saja ketika bertobat. Insyaallah dengan melanggengkan istighfar itulah, Allah akan memudahkan jalan kita yang tak terduga duga.

 Kemudian Allah berfirman lagi :

ﻭﺍﺩﻋﻮﻩ ﻣﺨﻠﺼﻴﻦ ﻟﻪ ﺍﻟﺪﻳﻦ


Artinya :"Dan berdo'alah kepada Tuhan dengan mengikhlaskan 'ibadat hanya untuknya" (Al-A'raf : 29).


Berdoa merupakan sebuah ibadah. Orang yang beribadah harus semata mata karena Allah. Ketika meminta atau berdoa kepada Allah, alangkah baiknya harus ihlas. Bagaimana caranya, tak ada unsur pamrih atau pamer kepada selain Allah. Sebab Allah tahu dalamnya hati manusia. Dan Allah akan mengbulkan doa hamba ketika memang sudah waktunya. Jika kita berdoa setiap hari hingga bertahun tahun lamanya, namun tak kunjung dikabulkan, jangan berkecil hati. Sebaliknya, anda harus sadar diri ketika berdoa. Misalnya, kuli bangunan berdoa supaya punya mobil Pajero Sport. Jika anda sadar diri, kira kira penghasilan anda sehari berapa ? paling tidak cuma 100 ribu. Penghasilan sebesar itu hanya cukup untuk kebutuhan hidup sehari hari, belum lagi menafkahi anak dan istri.

Etikanya ketika berdoa meminta yang sesuai dengan diri kita. Jika pekerjaan kita kuli bangunan, doa minta beli sepeda motor sudah tepat. Sebab doa akan terkabulkan sesuai dengan usaha kita. Jika doa dan usaha itu sudah tidak singkron, mana mungkin terjadi, walaupun Allah itu maha kuasa atas segala galanya.

Oleh sebab itulah, ketika doa kita hari ini tak dikabulkan, mungkin besok lusa. Jika tak kunjung dikabulkan, kemungkinan doa kita dikabulkan untuk anak dan cucu kita. Jangan sampai kita punya perasangka buruk kepada Allah Swt. dengan muncul sifat malas berdoa. Jika sudah malas, itu sama halnya muncul sifat sombong.